Saturday, 4 October 2014

Jarum jam baru menunjukkan pukul 06.00 wita, namun panitia Hari Raya Idul Adha di halaman Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar terlihat sibuk mengatur jamaah yang datang ingin melaksanakan salat di kampus tersebut.

Di antara deru lantunan takbir, tahlil, dan tahmid silih berganti. Saling bersahutan membelah angkasa. Panitia terus mengatur tetamu yang masih terus berdatangan. Khususnya ketika halaman utama sudah penuh sesak jamaah. Mereka mengarahkan ke halaman yang masih kosong.

Pelaksanaan Lebaran Idul Adha, tahun ini, berbeda lagi antara Muhammadiyah dengan ketetapan pemerintah. Muhammadiyah menetapkan lebaran pada hari ini, Sabtu (4/10/2014), sedangkan pemerintah bersikukuh menetapkan lebaran jatuh pada hari Minggu (5/10/2014) sesuai yang tertera di kalender.

Tak mengherankan jika halaman Unismuh yang digunakan sebagai tempat pelaksanaan salat penuh sesak. Apalagi, di bagian selatan Kota Makassar, tempat inilah yang paling mudah dijangkau. Jamaah yang datang bukan hanya warga Makassar, tetapi cukup banyak juga berasal dari Sungguminasa, Kabupaten Gowa.

Meski penuh sesak, pelaksanaan salat berjalan lancar hingga selesai. Jamaah juga terlihat tertib. Bukan hanya saat datang juga saat usai salat. Kendaraan juga terlihat menyesaki halaman parkir di depan kampus yang terletak di jalan utama penghubung Kota Makassar dengan daerah selatan Sulsel itu.

Perbedaan hari pelaksanaan lebaran antara ketetapan pemerintah dengan perhitungan Muhammadiyah sudah sering terjadi. Umat pun sudah menjadi terbiasa menghadapinya dan sudah bisa memutuskan dan menetapkan pilihan sesuai keyakinannya. Sekalian merayakan perbedaan. Bukankah perbedaan itu indah?$

Awali Bisnis Bermodal Rp 635 ribu. Berminat? Hub 0813 5505 2048 PIN 7D3F47E5

0 comments:

Post a Comment